Login Form

Pangi Syarwi Chaniago

"Bersama Membangun Bangsa"

Video 1

Buku

 

Titik Balik Demokrasi Karya Pangi Syarwi Chaniago

Titik Balik Demokrasi Karya Pangi Syarwi Chaniago

MENYOAL LPSK DAN JUSTICE COLLABORATOR

Oleh: Pangi Syarwi

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dibentuk berdasarkan UU No 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Lahirnya Undang-undang Perlindungan Saksi dan Korban yang memakan waktu cukup panjang ini ditujukan untuk memperjuangkan diakomodasinya hak-hak saksi dan korban dalam proses peradilan pidana, LPSK dibentuk pada tanggal 8 Agustus 2008.

Lembaga ini menjadi harapan dan kegembiraan tersendiri bagi mereka yang menjadi saksi atau korban tindak pidana, kita menginginkan LPSK mengutamakan kepentingan dan keselamatan saksi dan atau korban untuk mendapatkan perlindungan  guna membongkar kasus besar seperti korupsi, HAM dan kriminal.

Read more:

Video

Pengamat Politik|Pangi Syarwi: Krisis Etika Politik

Oleh: Pangi Syarwi

Tulisan Ini Pernah di Publikasikan di Koran Jakarta "18-02-2013"

"Mestinya rakyat mendapat pemimpin terbaik dari proses pemilihan langsung. (Koran Jakarta, 15/2). Pemilu digelar setiap lima tahun menjadi alat legitimasi kekuasaan para elite politik belaka. Demokrasi sekarang tidak ubahnya sebagai pelaksanaan prosedural semata, belum ada arah menuju politik yang stabil. 


Era kebebasan berpolitik terbuka lebih dari satu dekade terakhir sekadar diukur dari penyelenggaraan pemilu yang sarat kompetisi modal, kekuatan, mobilisasi, partisipasi politik secara besar-besaran. Sementara, pemenuhan kepentingan rakyat yang merupakan substansi demokrasi tergadaikan. Padahal demokrasi hanya alat untuk mencapai kesejahteraan, bukan tujuan.

Para pemimpin mestinya sudah lolos uji kelayakan baik secara psikis maupun medis, dan terutama integritas. Kalau boleh lebih jujur, pada rezim Orde Baru, untuk menjadi anggota DPR tidak mudah. Perekrutan calon legislatif betul-betul ketat. Uang tidak bisa diandalkan. Rekam jejak diperhatikan betul. Mereka yang dipersiapkan menjadi wakil rakyat harus jelas latar belakangnya dan teruji basis sosialnya, baru bisa menjadi anggota parlemen. 

Read more:

You are here: Home Perkuliahan